BuddhistOnline.com
»  
MENGENAI KAMI FAQ KONTAK
Index | Ajaran-Dasar | Berita | Dhammadesana | Tanya-Dhamma | Forum | Galeri | Vihara | Dokumen | Sejarah | Link
Dhamma Study Group Bogor
 


Update Terakhir:
Wednesday, September 28, 2005
Masa Pembenahan BuddhistOnline.com

Tuesday, May 24, 2005
Selamat Hari Tri Suci Waisak 2549

Tuesday, May 24, 2005
Renungan Waisak 2549 STI

Friday, May 20, 2005
Tanya Dhamma: Hubungan Deja Vu dan Kamma Masa Lampau

Sunday, May 1, 2005
Benarkah Mahabodhi Vihara Bodh Gaya Dicoret dari Daftar Cagar Budaya Dunia UNESCO?

[an error occurred while processing this directive]
 

 

Belajar Dhamma Sambil Berhujan-hujan

 

BuddhistOnline.com - Boleh dibilang, belakangan ini perkembangan Agama Buddha di Indonesia sedang kencang-kencangnya. Terutama jika mengukurnya dari jumlah vihara yang sedang maupun selesai dibangun. Rupanya semangat membangunnya lagi gede. Dari sana-sini terdengar informasi vihara baru. Entah sedang dalam pembangunan atau sudah diresmikan. Belum lagi ditambah rencana-rencana renovasi dan perluasan bangunan. Cukup menggembirakan.

Namun, di balik perkembangan yang bagus itu, ada hal lain yang terlewatkan. Ibarat sekolah di sini pada umumnya yang kurang dapat memberikan pelajaran dengan porsi yang sesuai sehingga membuat kehadiran lembaga bimbingan belajar (lbb) sangat dibutuhkan oleh para siswa. Begitu juga dengan vihara. Masih minimnya jumlah Bhikkhu (terutama yang dapat menetap di setiap vihara) dan Pandita (asal bukan yang 'salah rekomendasi') membuat waktu pengajaran Dhamma kepada umat Buddha jadi terbatas. Sehingga mau tidak mau memang adanya lbb Dhamma atau bentuk kursus Dhamma lainnya amat diperlukan. Biar umat Buddha tidak hanya tahu cara berpuja bhakti dan berdana saja.

Sayangnya, makin banyaknya vihara yang dibangun tidak dibarengi dengan peningkatan jumlah kursus Dhamma yang ada. Saat ini, masih sangat sedikit jumlah Kursus Dhamma di Indonesia. Mungkin lupa atau bagaimana, rasanya jarang sekali kita disodori proposal pembangunan Vihara yang dilengkapi dengan semacam sekolah atau tempat kursus Dhamma (mungkin sekali-kali kita perlu menolak proposal yang 'tidak lengkap' kayak begitu -red). Nah, dari jumlahnya yang sangat sedikit itu, salah satunya adalah Dhamma Study Group Bogor (DSGB) yang berada di kota hujan, Bogor, Jawa Barat.

DSGB didirikan pada 4 Desember 1986 sebagai jawaban atas kebutuhan umat Buddha akan pengetahuan dan pemahaman Buddha Dhamma sesuai Kitab Suci Tipitaka Pali. Awalnya, hanya sebatas pada umat Buddha di Vihara Dhammacakkhu, Bogor dan umat Buddha di Bogor pada umumnya. "Kami menyadari bahwa vihara tanpa adanya Dhamma Class akan menghambat dalam menempa pembinaan Buddha Dhamma umatnya," ujar Selamat Rodjali, salah satu pengajar di DSGB.

Dalam perbincangan via e-mail dengan IBC beberapa waktu lalu, Selamat juga menambahkan beberapa tujuan lain dari pendirian DSGB. Yaitu, untuk memberikan informasi Buddha Dhamma secara benar dan baik kepada umat Buddha maupun umat beragama lain sehingga pandangan salah terhadap Agama Buddha dapat diminimalisasi, mengkaji penerapan teknologi terhadap Buddha Dhamma dan penerapan Buddha Dhamma terhadap teknologi, dan memberikan interpretasi gejala hasil teknologi dipandang dari sudut Buddha Dhamma.

Sebagai tempat kursus Dhamma yang terbilang berkualitas dan lumayan terkenal, DSGB punya banyak kegiatan rutin. Bisa disebut, antara lain, Dhamma Class Dasar Buddha Dhamma tingkat dasar (Sabtu, 14.00 - 15.30 WIB), Dhamma Class Dasar Buddha Dhamma tingkat dua (Sabtu, 16.00 - 17.30 WIB), Dhamma Class khusus Abhidhamma (Sabtu, 07.30 - 09.00 WIB), dan Latihan meditasi (Senin dan Kamis, 18.00 - 19.30 WIB). Di samping itu, kegiatan lainnya adalah membantu mengisi pembabaran Dhamma di Vihara Dhammacakkhu, Bogor, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan Buddha Dhamma secara korespondensi, membantu Trisattva Buddhist Centre dalam mengajarkan Buddha Dhamma dan Abhidhamma, dan menerjemahkan buku-buku Dhamma.

Selama ini, mereka yang belajar Dhamma di DSGB terdiri dari berbagai kalangan dan tingkatan. Dari anak kecil sampai orang tua. Dari umat Buddha maupun umat agama lain yang tertarik. Bahkan konon sejumlah Bhikkhu dan Samanera juga pernah belajar di DSGB, terutama menyangkut Abhidhamma.

Yang menarik, bagi siapa saja yang mau ikutan kursus Dhamma bareng rekan-rekan di DSGB, tidak bakal dipungut biaya alias gratis. "Kami bergerak semata-mata atas partisipasi para anggotanya sendiri dan para simpatisan," ujar Selamat.

Jadi, bagi yang tertarik buat kursus Dhamma sambil berhujan-hujan, jangan ragu-ragu lagi untuk berkunjung ke markas DSGB di di Jl. Suryakencana 258 (dulu 282), Bogor 16123. Mau lewat telepon atau e-mail juga bisa. Kontak saja ke (0251) 328719 dan selamat@bogor.wasantara.net.id. Jangan lupa payungnya, jack! (bch)

 

Kirim Artikel ini ke Teman Anda!

 

[]
Copyright © 2000-2003, BuddhistOnline.com. Hak cipta dilindungi undang-undang. Tidak diperkenankan mereproduksi seluruh maupun sebagian isi halaman ini tanpa ijin tertulis dari BuddhistOnline.com dan mencantumkan sumber dari: BuddhistOnline.com (http://www.buddhistonline.com).
Hosting powered by HostingAnda.com. Designed by mediacyber.com.
[]