|
Bhante Sudhammo Masuk Rumah Sakit Lagi
BuddhistOnline.com - Ada kabar kurang
enak lagi soal Y.M. Sudhammo Mahathera. Sabtu (12/2)
tengah malam, Bhikkhu paling senior dalam jajaran Sangha
Theravada Indonesia (STI ) itu terpaksa harus dilarikan
ke salah satu rumah sakit di Surabaya akibat stroke
yang kembali menyerangnya. Kali ini yang terkena stroke
adalah tubuh bagian kanan, terutama bagian kepalanya.
Mobil ambulans yang membawanya baru tiba di Surabaya
pada Minggu (13/2) sekitar pukul 03.00 WIB dinihari.
Segera sejumlah dokter top, termasuk salah satunya seorang
profesor, dihubungi untuk memeriksa kondisi Bhante Sudhammo.
Dari informasi yang berhasil dihimpun BuddhistOnline.com,
diketahui bahwa kejadian itu benar-benar di luar dugaan.
Sebab, sepanjang pagi hingga siang hari pada Sabtu kemarin
itu, Bhante Sudhammo terlihat sehat dan segar. Malah
katanya masih sempat bersenda-gurau. Namun sekitar pukul
15.00 WIB, Bhikkhu yang mengepalai Vihăra Ratanavana
Arămă, Lasem itu mengeluh kesakitan pada bagian kepalanya.
Oleh umat yang sehari-hari merawatnya, Bhante sempat
diperiksakan di salah satu rumah sakit di Rembang untuk
mendapat pertolongan pertama. Tetapi karena kondisinya
yang semakin parah, diputuskan untuk segera membawanya
ke Surabaya meski harus menempuh perjalanan yang cukup
lama. Mobil yang membawanya pun tidak bisa melaju kencang
untuk menghindari goncangan pada bagian kepalanya.
Sebenarnya ini bukan pertama kalinya Bhante Sudhammo
mengalami stroke. Salah satunya terjadi sekitar akhir
tahun 1998 (Baca juga: Bhante
Sakit, Rumah Sakit Jadi 'Rebutan'). Ketika itu,
ia cukup lama menjalani perawatan medis di Surabaya,
sebelum kemudian dibawa ke salah satu rumah sakit terkenal
di Tangerang. Setelah agak baikan, Bhikkhu yang banyak
membantu penduduk sekitar Lasem itu sempat beristirahat
beberapa bulan di Vipassana Graha, Lembang. Rupanya
ia tidak tahan untuk berlama-lama meninggalkan lingkungan
vihăra yang begitu dicintainya, sehingga sekitar akhir
tahun lalu dikabarkan Bhante Sudhammo sudah kembali
ke Lasem.
Ketika kemarin malam (14/2) dijenguk di rumah sakit,
terlihat kondisi salah satu pendiri STI itu cukup mencemaskan.
Selain diinfus terus-menerus, untuk pernafasannya harus
dibantu dengan alat penghirup udara. Selang-selang kecil
berada hampir di sekujur tubuhnya yang masih kelihatan
kuat. Salah satunya nampak berada di sekitar kepala.
Selang itu untuk mengeluarkan darah yang masih tersisa
dalam kepala. Pagi harinya telah dilakukan operasi pada
bagian kepalanya yang bertujuan agar darah yang berada
di dalamnya bisa dikeluarkan.
Sementara hampir setiap saat bagian tangan dan kakinya
menegang. Oleh dokter yang merawatnya, untuk sementara
Bhante belum bisa diminumi air dan harus terus berbaring.
Sudah begitu, rupanya tekanan darah serta suhu tubuhnya
naik turun. Terus terang, melihat keadaan seperti itu
sungguh memilukan hati. Bagi yang tidak tahan, mungkin
bisa menitikkan air mata. Dibandingkan dengan sebelumnya,
jelas sakitnya kali ini jauh lebih parah.
Melihat kondisi Bhante Sudhammo yang masih belum normal
hingga berita ini diturunkan, mendingan tahan dululah
keinginan untuk menjenguk. Tunggu saja sampai keadaannya
membaik, kalau memang tidak ada keperluan mendesak.
Lebih baik berharap semoga Bhante cepat sembuh dari
rumah saja. (bch)
Kirim Artikel ini ke Teman Anda!
|