|
Sudah Jadi Bhikkhu,
Masih Harus Ditahbiskan Lagi
BuddhistOnline.com - Biasanya yang jadi
peserta Upasampada Bhikkhu yang diadakan oleh Sangha
Theravãda Indonesia (STI) adalah mereka yang
berstatus samanera. Namun agak berbeda dengan upasampada
yang berlangsung 3 Maret 2002 lalu. Dari tiga peserta
yang lolos penyaringan, salah satunya malah berstatus bhikkhu.
Sudah jadi bhikkhu, kok masih harus ikut upasampada
lagi? Kenapa ya? "Karena Sangha yang menahbiskannya
dulu berbeda silsilah dengan STI, maka jika ingin masuk
STI harus ditahbiskan lagi. Meskipun demikian, jumlah
vassa yang telah dijalani sebelumnya tidak hangus. Akan
tetap diperhitungkan, " tutur Y.M. Sukhemo Mahatera,
Ketua Bidang Vinaya STI.
 |
 |
 |
|
Acara Dimulai Pukul 08.00 WIB.
|
Inilah 3 orang bhikkhu baru STI.
|
Memberikan penghormatan kepada upajjhãya.
|
Adapun peserta yang dimaksud itu adalah Y.M. Bhikkhu
Dhiraratano. Ia memang sudah pernah ditahbiskan
menjadi bhikkhu di Myanmar pada 28 Maret 2002. Saat
itu ia dan dua orang samanera lainnya sedang mengikuti
pendidikan meditasi Vipasana Bhavana di Vihara Meditasi
Chanmyay Yeiktha, Yagon, Myanmar selama satu tahun mulai
dari Desember 2000 sampai Desember 2001.
"Sebenarnya untuk ikut pendidikan meditasi di
sana itu tidak harus jadi bhikkhu. Kebetulan ketika
itu ada salah satu dari kami minta ditahbiskan jadi
bhikkhu, saya dan rekan satunya lagi ditawari untuk
ikut sekalian oleh Pemerintah Myanmar selaku sponsor,
" kata Bhante Dhiraratano yang sewaktu masih jadi
samanera bernama Dhirayatano.
 |
 |
 |
|
Sudah jadi bhikkhu, mesti ditahbiskan lagi.
|
Dihadiri oleh 20 orang bhikkhu pimpinan STI.
|
Sanghanayaka memberikan sedikit wejangan kepada bhikkhu baru.
|
Upasampada Bhikkhu kali ini yang diadakan di Uposathagara
Padepokan Dhammadipa Arama, Ngandat, Batu, dihadiri
oleh 20 orang Bhikkhu STI. Diantaranya, Y.M. Sukhemo
Mahathera, Y.M. Dhammasubho Thera (Sanghanayaka), Y.M.Uttamo
Thera (Upa Sanghanayaka), Y.M. Jotidhammo Thera (Sekjen),
Y.M. Atimedho Thera, Y.M. Khantidharo Thera, Y.M. Jagaro
Thera, Y.M. Saddhaviro Thera, dan Y.M. Subhapanno Thera.
Kebetulan, para bhikkhu tersebut sedang mengikuti Rapat
Pimpinan STI di tempat yang sama. Dalam kesempatan itu
juga dilakukan pattidana untuk memperingati meninggalnya
Y.M. Khemasarano Mahathera dan Y.M. Sudhamo Mahathera.
Sementara yang menjadi ãcãriya
(guru pembimbing) bagi Bhikkhu Dhiraratano (waktu upasampada:
08.49.06 WIB) adalah Y.M. Jotidhammo Thera dan Y.M. Atimedho Thera.
Sedangkan Y.M. Jagaro Thera dan Y.M. Saddhaviro Thera menjadi
ãcãriya untuk dua bhikkhu baru
lainnya, Y.M. Bhikkhu Indaratano (09.11.22 WIb)
dan Y.M. Bhikkhu Tejanando (09.22.11 WIB). Adapun
yang bertindak selaku upajjhãya adalah Y.M. Sukhemo Mahathera. Kepada ketiga bhikkhu baru, selamat
dan anumodana! (Sri Handayani/bch) FOTO-FOTO: BEN-CH
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|