|
Uttamo Thera: Bijaksanalah
dalam Berbuat Baik
BuddhistOnline.com - Dengan rajin ke
vihara, banyak manfaat yang bisa diperoleh. Salah satunya
adalah memperoleh pengertian mengenai hubungan perbuatan
baik dan kebijaksanaan sehingga bisa menjadi orang baik
yang bijaksana. Demikian dituturkan oleh Y.M. Uttamo
Thera dalam perayaan Kathina 2546/2002 di Vihara Samaggi
Phala, Blitar pada 26 Oktober 2002.
Lebih lanjut, dalam Dhammadesana malam itu, ia mengatakan
bahwa dalam berbuat baik dibutuhkan kebijaksanaan. "Jangan
sampai karena terlalu baik sehingga membuat diri sendiri
tidak bahagia karena melakukan perbuatan baik,"
ujar Bhikkhu yang sedang memegang jabatan sebagai Upa
Sanghanayaka itu.
Menurutnya, untuk mewujudkan cinta kasih yang berkebijaksanaan,
setidaknya perbuatan baik itu harus memenuhi empat kriteria. Apa saja? Yaitu, si pelaku berbahagia,
objeknya berbahagia, lingkungan sekitar juga tidak terganggu,
dan sesuai dengan Dhamma. "Berbohong untuk kebaikan
atau mencuri untuk menolong orang lain tidak memenuhi
keempat kriteria itu," kata Bhante Uttamo.
 |
 |
 |
| Kebaikan yang bijaksana. |
Tempat penyerahan dana tidak hanya ada di
depan panggung. |
Selesai berdana tak lupa melakukan pelimpahan
jasa. |
|
Dengan dihadiri lebih dari 1000 umat yang berasal dari
berbagai kota, perayaan Kathina pada malam itu berlangsung
cukup meriah. Selain Bhante Uttamo sendiri, masih ada
enam Bhikkhu lainnya yang berkenan hadir dalam acara
tersebut. Di antaranya Y.M Dhammavijaya Mahathera, Y.M
Kanthidaro Thera, dan Y.M. Bhikkhu Viriyadharo. Yang
menarik, saat tiba acara penyerahan dana kepada Sangha,
oleh panitia disediakan dua tempat yang terpisah. Yang
satu tetap di depan panggung, sementara lainnya ada
di dekat pintu masuk. Para Bhikkhunya pun ikut dipisah
tempatnya. Adanya pemisahan ini cukup membantu lancarnya
acara. Oh ya, aksi paduan suara Wandani dan acara pelelangan
untuk pengumpulan dana pembangunan Panti Semedi Balerejo
ikut memeriahkan perayaan kali ini.
Keesokan harinya, acara berlanjut ke Tulungagung yang
berjarak tempuh sekitar 1 jam perjalanan dari Blitar.
Di kota ini, perayaan Kathina dipusatkan di Vihara Buddha
Loka, Tulungagung yang sedang merampungkan pembangunannya.
Agak berbeda, kali ini Bhikkhu yang hadir hanya dua
orang, yaitu Y.M Dhammavijayo Mahathera dan Y.M Uttamo
Thera. Meskipun begitu, perayaan Kathina siang itu cukup
dipadati oleh umat Buddha yang datang baik dari dalam
maupun luar kota.
 |
 |
 |
| Umat yang hadir tidak hanya dari Tulungagung
saja. |
Kebahagiaan sejati ada di dalam diri kita. |
Melepas sebagian kekayaan bisa berbahagia. |
|
Dalam Dhammadesananya, Bhante Dhammavijayo menjelaskan
mengenai kebahagiaan sejati. "Kebahagiaan sejati
ada di dalam diri kita, tepatnya di dalam pikiran kita.
Bukan berada di luar. Oleh karena itu kita harus selalu
mengawasi pikiran kita," tuturnya dihadapan sekitar
80 orang umat Buddha yang hadir.
Ia juga menambahkan, salah satu cara memperoleh kebahagiaan
adalah dengan berdana. "Dengan melepas atau mendanakan
sebagian kekayaan, bisa menimbulkan kebahagiaan. Dengan
berdana, kita melepaskan keterikatan sehingga dapat
memperoleh kebahagiaan," kata Bhante Dhammavijayo.
Sementara itu, dari Bondowoso terdengar kabar bahwa
rencana perayaan Kathina dan pembangunan sebuah vihara
di kota itu akhirnya dibatalkan karena adanya tekanan
dan ancaman dari segerombolan massa sejumlah 2 truk
dari kelompok tertentu yang mendatangi lokasi vihara
belum lama ini. Sudah begini, siapa bilang tidak ada
pelaku teror di negeri ini? (bch) FOTO:
BEN-CH
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|