|
Buddha dalam Diri
Setiap Orang
Tanya:
Namo Buddhaya,
Saya pernah membaca bahwa Buddha selalu ada di hati
kita, baik pada saat kita sendiri atau sedang bersama-sama
dengan teman, dalam keadaan apapun. Apakah itu benar?
Kalau benar, bagaimana saya dapat merasakan kehadiran
Beliau pada saat saya merasa kesepian, seperti ketika
teman-teman saya pulang ke daerah masing-masing dan
yang tinggal di kos hanya beberapa orang. Terima kasih
atas jawabannya.
Melly
Jawaban dari Samaggi
Phala (Y.M. Uttamo Thera) dan Dhamma
Study Group Bogor (Sdr. Selamat Rodjali):
Namo Buddhaya,
Keberadaan Buddha dalam diri
setiap orang memang benar adanya. Namun, janganlah dibayangkan
Buddha sebagai pribadi, namun Buddha di sini artinya
adalah kebijaksanaan. Oleh karena itu, kita akan bisa
merasakan keberadaannya apabila kita selalu mengolah
kesadaran kita dengan latihan meditasi secara rutin
untuk melihat kehidupan yang tidak kekal, dukkha,
dan tanpa inti yang kekal. Apabila kita telah menyadari
ketiga hakekat kehidupan ini, maka ke manapun kita pergi,
kita tidak akan pernah mengalami kesepian maupun kesedihan.
Batin kita akan selalu tenang seimbang. Kita akan selalu
sadar bahwa semua suka dan duka hanyalah produk dari
pikiran kita sendiri. Dan, di situlah bukti adanya Buddha
yang bekerja dalam diri kita.
Sdri. Melly yang baik, Namo Buddhaya. Buddha selalu
ada di hati kita, itu merupakan pernyataan simbolik,
di mana bila kita selalu memiliki kualitas batin yang
baik, maka di manapun kebaikan dan kebahagiaan selalu
meliputi kita, tidak tergantung pada adanya teman-teman
ataukah tidak.
Semoga bermanfaat.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|