BuddhistOnline.com
»  
MENGENAI KAMI FAQ KONTAK
Index | Ajaran-Dasar | Berita | Dhammadesana | Tanya-Dhamma | Forum | Galeri | Vihara | Dokumen | Sejarah | Link
Dhamma Study Group Bogor
 
[]

Update Terakhir:
Wednesday, September 28, 2005
Masa Pembenahan BuddhistOnline.com

Tuesday, May 24, 2005
Selamat Hari Tri Suci Waisak 2549

Tuesday, May 24, 2005
Renungan Waisak 2549 STI

Friday, May 20, 2005
Tanya Dhamma: Hubungan Deja Vu dan Kamma Masa Lampau

Sunday, May 1, 2005
Benarkah Mahabodhi Vihara Bodh Gaya Dicoret dari Daftar Cagar Budaya Dunia UNESCO?

[]    
[]
[an error occurred while processing this directive]

 

Agar Punya Anak Cerdas dan Welas Asih

Tanya:
Menurut Agama Buddha, hal-hal apa saja yang sebaiknya dilakukan oleh seorang ibu yang sedang mengandung agar anak yang dilahirkan sempurna, cerdas, dan welas asih?

Dipakalyani, Jakarta

 

Jawaban dari Samaggi Phala (Y.M. Uttamo Thera) dan Dhamma Study Group Bogor (Sdr. Selamat Rodjali):
Namo Buddhaya,

Sesuai dengan benih yang ditanam, demikian pula buah yang akan dipanen. Oleh karena harapannya adalah agar punya anak yang baik dan welas asih, maka sering-seringlah di masa kehamilan melakukan kebajikan. Kurangilah pembunuhan pada mahluk hidup, kalau dapat, perbanyaklah membebaskan mahluk yang menderita. Selain itu, kunjungan rutin ke panti asuhan untuk memberikan kebutuhan dan sarana pendidikan adalah merupakan hal yang bermanfaat pula. Di samping itu, lakukanlah penghormatan pada orangtua, kendalikan emosi dan perbanyaklah melatih meditasi serta melaksanakan sila, maka diharapkan anak akan lahir dengan kualitas kebajikan yang menonjol. Kemudian, setelah dilahirkan, alangkah baiknya, anak juga mendapatkan pendidikan dari contoh-contoh kebajikan yang dilakukan oleh orangtuanya. Sesungguhnya, satu contoh perbuatan nilainya akan melebihi puluhan nasehat orangtua kepada anak. Semoga kandungan selalu sehat dan anak dapat terlahir selamat seperti yang diharapkan. Semoga bahagia.

Sdri. Dipakalyani yang baik, janin sejak tumbuh di rahim ibu secara bertahap pasada rupa-nya (organ peka inderanya) juga mulai tumbuh, ia telah dapat mengalami getaran baik dari suara maupun sentuhan, juga panas tubuh. Tubuh dan batin janin secara selaras saling dukung; untuk fisik janin dipengaruhi oleh 4 hal, yaitu kamma (perbuatan), citta (pikiran), utu (lingkungan), ahara (makanan) si janin itu sendiri. Ahara bagi si janin itu sendiri dapat berupa materi yang dihasilkan oleh kamma, citta, utu, dan ahara si ibu. Kamma dan citta si ibu juga dapat berinteraksi dengan kamma si ayah dan lingkungannya.

Oleh karena itu untuk menghasilkan bayi / anak yang cerdas dan prima lahir batin, dibutuhkan kondisi sbb.:

  1. tindakan dan pikiran si ayah harus selalu positif
  2. tindakan, pikiran, makanan, pakaian, dan tempat tinggal si ibu harus selalu positif
  3. rangsangan indera yang diterima janin harus selalu diupayakan positif, misalnya dengan memberikan kondisi getaran suara yang baik seperti pembacaan paritta, lagu Buddhis, khotbah Dhamma, pembicaraan ibu dan ayah serta lingkungan yang positif; belaian, sentuhan terhadap tubuh bagian luar ibu tempat janin berkembang diupayakan yang baik; pakaian ibu yang baik
  4. dan seterusnya.

Demikian ulasan singkat dari kami.

Semoga bermanfaat.

Semoga semua mahluk berbahagia.

 

 

Kirim Artikel ini ke Teman Anda!

 

[]
[]
Copyright © 2000-2003, BuddhistOnline.com. Hak cipta dilindungi undang-undang. Tidak diperkenankan mereproduksi seluruh maupun sebagian isi halaman ini tanpa ijin tertulis dari BuddhistOnline.com dan mencantumkan sumber dari: BuddhistOnline.com (http://www.buddhistonline.com).
Hosting powered by HostingAnda.com. Designed by mediacyber.com.
[]