|
Batasan dalam Berpacaran
Tanya:
Yang ingin saya tanyakan adalah sejauh mana batasan
dari segi seksual yang boleh dilakukan dalam hubungan antara pria dan perempuan
ketika masih berpacaran menurut ajaran
Agama Buddha? Terima kasih.
Kawi Iskandar, Jakarta
Jawaban dari Samaggi
Phala (Y.M. Uttamo
Thera):
Namo Buddhaya,
Pacaran yang merupakan sarana
pendekatan kedua belah pihak yang saling mencintai,
hendaknya diisi dengan usaha saling memperhatikan dan
membahagiakan baik secara lahir maupun batin. Namun,
dalam masa ini, hendaknya berusaha menghindari kontak
fisik yang mengarah pada kegiatan seksual, karena dalam
Dhamma disebutkan adanya tiga organ tubuh yang dapat
dijadikan organ seks sekaligus menjadi alat pelanggaran
sila ketiga dalam Pancasila Buddhis. Ketiga organ tubuh
tersebut adalah mulut, alat vital, dan juga anus. Dengan
menggunakan satu atau lebih organ ini selama masa pacaran,
sesungguhnya merupakan pelanggaran sila. Dengan mengetahui
hal yang harus dihindari selama masa pacaran, maka tentu
sudah dapat dimengerti sejauh mana pacaran itu harus
dilakukan secara fisik.
Semoga bermanfaat.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|