BuddhistOnline.com
»  
MENGENAI KAMI FAQ KONTAK
Index | Ajaran-Dasar | Berita | Dhammadesana | Tanya-Dhamma | Forum | Galeri | Vihara | Dokumen | Sejarah | Link
Dhamma Study Group Bogor
 


Update Terakhir:
Wednesday, September 28, 2005
Masa Pembenahan BuddhistOnline.com

Tuesday, May 24, 2005
Selamat Hari Tri Suci Waisak 2549

Tuesday, May 24, 2005
Renungan Waisak 2549 STI

Friday, May 20, 2005
Tanya Dhamma: Hubungan Deja Vu dan Kamma Masa Lampau

Sunday, May 1, 2005
Benarkah Mahabodhi Vihara Bodh Gaya Dicoret dari Daftar Cagar Budaya Dunia UNESCO?

 

   
[an error occurred while processing this directive]

 

Perasaan Kuatir dan Kamma Buruk

Tanya:
Merasa kuatir terhadap masa depan, keselamatan dan kesehatan anggota keluarga atau orang-orang yang kita cintai, apakah merupakan kamma buruk?

Surja Muliadi, Jakarta Utara

 

Jawaban dari Samaggi Phala (Y.M. Uttamo Thera) dan Dhamma Study Group Bogor (Sdr. Selamat Rodjali):
Namo Buddhaya,

Menguatirkan masa depan keluarga, memanglah hal yang wajar, namun, kalau sampai kita menjadi sedih dan stres karena memikirkan mereka itulah yang disebut sebagai BUAH KAMMA BURUK, jadi kita tidak menanam kamma buruk, melainkan memetiknya. Oleh karena itu, dalam Dhamma, kita diajarkan untuk hidup pada saat ini, artinya, kita tetap boleh mempunyai gambaran global tentang masa depan keluarga, namun, yang paling penting adalah kehidupan saat ini, apakah yang terbaik yang bisa kita lakukan pada saat ini. Karena, dengan melakukan yang terbaik saat ini, masa depan yang direncanakan cenderung akan bisa diwujudkan.

Surya yang baik, sikap batin takut, khawatir seperti yang diuraikan memang sikap batin negatif, yang tentu saja bila secara fair disebut kamma buruk. Mohon tidak kaget, itulah kerjanya kamma. Tindakan yang seyogyanya dilakukan, ialah berpikir positif, bahwa setiap kondisi yang dialami dipimpin oleh perbuatan masing-masing individu di masa lampau dan saat ini. Kondisi yang dialami itu dapat berubah, tidak konstan, dan kita bisa menjadi salah satu pengkondisi perubahan itu, baik secara batiniah maupun fisik. Dan di dalam mengkondisikan ini akan lebih efektif bila kita berpikir jernih di dalam menyelesaikan atau merencanakan sesuatu tanpa rasa takut, khawatir dan sebagainya. Ini memang sulit, namun bila dilatih dengan penuh pengertian maka akan meningkatkan ketegaran dan ketenangan tersendiri yang tak dapat dibayar dengan apa pun.

Semoga bermanfaat.

Semoga semua mahluk berbahagia.

 

 

Kirim Artikel ini ke Teman Anda!

 

[]
Copyright © 2000-2003, BuddhistOnline.com. Hak cipta dilindungi undang-undang. Tidak diperkenankan mereproduksi seluruh maupun sebagian isi halaman ini tanpa ijin tertulis dari BuddhistOnline.com dan mencantumkan sumber dari: BuddhistOnline.com (http://www.buddhistonline.com).
Hosting powered by HostingAnda.com. Designed by mediacyber.com.
[]