BuddhistOnline.com
»  
MENGENAI KAMI FAQ KONTAK
Index | Ajaran-Dasar | Berita | Dhammadesana | Tanya-Dhamma | Forum | Galeri | Vihara | Dokumen | Sejarah | Link
Dhamma Study Group Bogor
 


Update Terakhir:
Wednesday, September 28, 2005
Masa Pembenahan BuddhistOnline.com

Tuesday, May 24, 2005
Selamat Hari Tri Suci Waisak 2549

Tuesday, May 24, 2005
Renungan Waisak 2549 STI

Friday, May 20, 2005
Tanya Dhamma: Hubungan Deja Vu dan Kamma Masa Lampau

Sunday, May 1, 2005
Benarkah Mahabodhi Vihara Bodh Gaya Dicoret dari Daftar Cagar Budaya Dunia UNESCO?

 

   
[an error occurred while processing this directive]

 

Cara Mengendalikan Pikiran

Tanya:
Walaupun seharian saya telah melaksanakan Pancasila Buddhis, dan memancarkan Metta sesering mungkin, tetapi ketika meditasi saat malam, pikiran ini masih berkelana susah diikat. Jadi, bagaimana cara termudah untuk mengendalikan pikiran ya?

Surja Muliadi, Jakarta Utara

 

Jawaban dari Samaggi Phala (Y.M. Uttamo Thera) dan Dhamma Study Group Bogor (Sdr. Selamat Rodjali):
Namo Buddhaya,

Pikiran kurang terpusat pada obyek selama latihan meditasi adalah merupakan kesulitan awal yang wajar. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal ini, hendaknya rutinitas meditasi ditingkatkan, artinya lebih rutin melatih meditasi, maka pikiran akan semakin mudah dikendalikan. Kedua, sebelum melatih meditasi, ada baiknya membaca paritta beberapa menit dahulu agar mengkondisikan pikiran memasuki suasana sakral yang berbeda dengan suasana kehidupan sehari-hari. Biasanya dengan sedikit ritual ini akan membantu konsentrasi. Ketiga, obyek konsentrasi kalau memang sulit untuk digunakan memusatkan perhatian, maka bisa menggunakan obyek yang agak kasar, misalnya saja mengamati proses berjalan dengan memperhatikan telapak kaki sewaktu melangkah. Dengan melatih konsentrasi pada langkah ini akan membantu melatih konsentrasi sewaktu duduk meditasi. Keempat, ada baiknya konsultasi dengan salah satu guru meditasi yang di kenal dan ada di sekitar tempat tinggal, karena dengan bimbingan langsung, biasanya akan lebih cepat mendapatkan peningkatan konsentrasi.

Sdr. Surya yang baik, meditasi memang bukan mie instan, apalagi objek pengamatannya mungkin baru untuk Saudara. Pancasila Buddhis bukanlah semata praktik sehari-hari yang harus dilaksanakan dengan membuta, namun Pancasila Buddhis sebenarnya mengandung falsafah yang dalam di mana kata sikhapada artinya berlatih. Di dalam berlatih sebenarnya terkandung beberapa jenis pengendalian diri, yaitu: patimokkhasamvara = pengendalian diri melalui peraturan indriyasamvara = pengendalian diri ketika enam indera kontak dengan objeknya paccayasanissita samvara = pengendalian diri di dalam menggunakan empat kebutuhan pokok. Objek pengamatan di dalam meditasi pun ada berbagai bentuk yang pemilihannya perlu disesuaikan dengan watak (carita) seseorang dengan bimbingan guru yang tepat yang telah mengetahui berbagai sisi kombinasi watak. Ada baiknya, Saudara mengenal sedikit pengetahuan teori meditasi Buddhis terlebih dulu sebelum mengikuti formal meditasi yang diajarkan oleh guru tertentu sehingga tujuan dan objektif meditasi itu dapat secara tepat terimpresi di dalam batin Saudara.

Semoga bermanfaat.

Semoga semua mahluk berbahagia.

 

 

Kirim Artikel ini ke Teman Anda!

 

[]
Copyright © 2000-2003, BuddhistOnline.com. Hak cipta dilindungi undang-undang. Tidak diperkenankan mereproduksi seluruh maupun sebagian isi halaman ini tanpa ijin tertulis dari BuddhistOnline.com dan mencantumkan sumber dari: BuddhistOnline.com (http://www.buddhistonline.com).
Hosting powered by HostingAnda.com. Designed by mediacyber.com.
[]