|
Hubungan Anatta dan
Kamma
Tanya:
Namo Buddhaya,
Saya ingin menanyakan hubungan anatta dengan
kamma dan perbedaannya dengan reinkarnasi. Demikian
pertanyaan saya. Semoga semua mahluk hidup berbahagia.
Melfa, Makassar
Jawaban dari Samaggi
Phala (Y.M. Uttamo
Thera) dan Dhamma
Study Group Bogor (Sdr. Selamat Rodjali):
Namo Buddhaya,
Dalam Buddha Dhamma diajarkan
bahwa segala sesuatu adalah anatta, yang artinya tidak
ada yang disebut sebagai diri, hal ini bisa terjadi
karena segala sesuatu selalu berubah. Kita yang saat
ini, telah berbeda dengan kita yang satu menit yang
lalu, juga berbeda dengan kita di satu menit yang akan
datang. Perbedaan paling pokok adalah adanya perbedaan
usia, ada beda satu menit yang lalu dan satu menit yang
akan datang. Karena adanya perbedaan waktu, maka otomatis,
kita juga berbeda dimensi tempatnya, karena secara alamiah,
bumi berputar sekitar 33 Km per detik, jadi, dalam satu
menit, kita sudah berpindah tempat sekitar 1800 Km,
dengan demikian, kalau dimensi waktu dan ruang sudah
berbeda, bagaimana kita bisa disebut sebagai mahluk
yang sama...? Inilah yang disebut sebagai anatta.
Namun, dalam kehidupan kita ini,
dalam keseharian, sering kita merasakan suka dan duka.
Hal ini bisa muncul justru karena pikiran kita menganggap
diri kita kekal, dan memiliki atta. Artinya,
kita akan merasa bahagia kalau kita membandingkan keinginan
kita yang lalu dengan pencapaian kita yang sekarang.
Sebaliknya, jika kita merasakan bahwa keinginan kita
yang lalu tidak tercapai di saat yang sekarang, maka
kita akan menjadi sedih. Padahal, dengan menyadari anatta,
maka kita akan selalu hidup saat ini, tidak ada lagi
suka dan duka, karena mengetahui bahwa itu semua hanyalah
permainan pikiran kita. Dengan demikian, pikiran kita
menjadi netral, terbebas dari ketamakan, kebencian dan
kegelapan batin, sehingga dalam tahap ini, manusia kemudian
disebut melakukan KIRIYA, bukan kamma lagi.
Apabila orang sudah mencapai
kesucian dan hanya melaksanakan kiriya, maka
dia akan terbebas dari perbuatan berdasarkan ketamakan,
kebencian dan kegelapan batin, yang akhirnya membebaskannya
dari kelahiran kembali.
Sdri. Melfa yang baik, Anatta, Kamma, dan Reinkarnasi
sangat berbeda. Anatta merupakan sifat segala sesuatu
yang tanpa kepemilikan, tanpa inti. Kamma merupakan
keselarasan sebab akibat perbuatan moralitas. Reinkarnasi
merupakan istilah Brahmanisme atas kelahiran kembali
yang sangat berbeda dengan tumimbal lahir di dalam Buddha
Dhamma. Agar lebih jelas, kami sarankan Saudari mempelajari
Buddha Dhamma secara bertahap dan sistematik. Silakan
Saudari masuk ke website Access to Insight yang ada
di rubrik Link. Di sana Saudari akan menjumpai cara belajar Buddhisme
dari awal dan The Pure Buddhism.
Semoga bermanfaat.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|