Menerima Diri Sendiri
Apa Adanya
Tanya:
Bagaimana caranya agar kita bisa melihat ke
dalam hati dengan jujur dan benar-benar menerima diri
kita sendiri apa adanya?
Yulia, Bandung
Jawaban dari Samaggi
Phala (Y.M. Uttamo Thera):
Namo Buddhaya,
Menerima diri sendiri adalah
ketika kita bisa menyadari bahwa setiap mahluk memiliki
kelebihan dan kekurangan, demikian pula dengan diri
kita. Selama kita hanya melihat diri kita ada kelebihan
dan tidak memiliki kekurangan, maka kita akan menjadi
sombong, dan ini hasil dari ketidakjujuran. Sebaliknya,
kalau kita menjadi minder, karena merasa bahwa diri
kita ini hanya ada kekurangan, dan sedikit mempunyai
kelebihan, maka itu juga bagian dari ketidakjujuran.
Orang yang menyadari keseimbangan kelebihan dan kekurangannya
sendiri, maka dia akan memiliki batin yang seimbang
pula, dan akan lebih percaya diri, dan inilah hasil
kejujuran pada diri sendiri.
Kalau kita sudah bisa melihat
kelebihan dalam diri kita, maka kondisikanlah selalu
kelebihan kita itu bisa terus muncul dan bahkan ditingkatkan,
sehingga dengan bertambahnya waktu, kita pun akan semakin
baik kualitas hidup maupun kualitas batinnya.
Sebaliknya, kalau kita telah
melihat kekurangan diri kita sendiri, maka kita pun
hendaknya terus berusaha mengendalikan diri agar tidak
mengkondisikan keburukan kita muncul dalam kehidupan
sehari-hari. Dengan demikian, kelebihan yang kita miliki
hendaknya terus ditingkatkan, sedangkan kekurangan yang
dimiliki hendaknya terus diperbaiki. Maka dengan demikian,
kita bukan hanya bisa menerima kekurangan dan kelebihan
kita sendiri, namun, kita juga bisa memperbaiki kualitas
diri kita sehingga semakin bertambah usia, semakin baik
kualitas diri kita.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Semoga bermanfaat.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|