|
Berpikir Positif
Terhadap Orang yang Tidak Disukai
Tanya:
Bagaimana sih caranya selalu berpikiran positif
tentang orang lain, terutama jika orang itu tidak kita
suka? Bagaimana cara melakukannya dengan hati bersih
dan tulus, tanpa kepura-puraan?
Iin Yulia, Bandung
Jawaban dari Samaggi
Phala (Y.M. Uttamo
Thera) dan Dhamma
Study Group Bogor (Sdr. Selamat Rodjali):
Namo Buddhaya,
Berpikir positif kepada pihak
lain adalah merupakan hasil latihan yang cukup lama
dan tekun. Apalagi kepada mereka yang tidak kita sukai.
Untuk itu, dibutuhkan perubahan pola pikir kita dari
sikap bertanya: KENAPA dia menjengkelkan? menjadi sikap
menyesuaikan diri dengan berpikir: MEMANG dia menjengkelkan.
Dengan sikap penyesuaian diri ini membuat kita bisa
menerima dia sebagaimana adanya. Sebagai orang yang
mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kalau sudah mencapai
pengertian demikian, kita barulah bisa memancarkan pikiran
cinta kasih dan pikiran positif kepada mereka, dengan
tidak merasa tertekan maupun berpura-pura.
Sdri. Iin Yulia yang baik, setiap insan memiliki kekurangan
dan kelebihan. Cobalah dengan mencari kelebihan orang
itu. Dan berupayalah fair dalam memandang kelebihan
orang itu. Berupayalah memunculkan mudita citta atas
kelebihan orang tersebut, niscaya pikiran-pikiran buruk
lebih sedikit kemungkinan munculnya.
Semoga bermanfaat.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|