|
Hidup Saat Ini dan
Perencanaan Masa Depan
Tanya:
Buddha mengatakan hidup saat ini adalah yang
paling bahagia. Bagaimana kita melaksanakannya dalam
kehidupan sehari hari karena kita sebagai manusia yang
masih terbelenggu selalu merencanakan sesuatu di masa
depan atau selalu merisaukan masa lalu. Terimakasih.
Melly, Jakarta
Jawaban dari Samaggi
Phala (Y.M. Uttamo
Thera) dan Dhamma
Study Group Bogor (Sdr. Selamat Rodjali):
Namo Buddhaya,
Pernyataan Sang Buddha tentang
hidup saat ini bukan diartikan hidup tidak memiliki
rencana, namun, hendaknya kita menyadari bahwa masa
lampau hanyalah kenangan dan masa depan masih berupa
impian, namun, saat inilah yang menjadi kenyataan. Satu
contoh, kita yang satu jam yang lalu pernah hidup, namun
sudah tidak hidup lagi, dan tidak bisa kembali ke masa
satu jam yang lalu. Sebaliknya, kita yang satu jam mendatang,
akan hidup, tapi masih belum tentu hidup. Hidup adalah
saat ini.
Oleh karena itu, mengenang masa
lampau adalah untuk mengetahui kelebihan yang sudah
kita kerjakan agar bisa dikondisikan untuk terus ditingkatkan,
sebaliknya kekurangan yang diketahui, hendaknya bisa
diperbaiki saat ini sehingga di masa depan akan mendapatkan
hasil yang maksimal. Demikian pula dengan rencana masa
depan, bisa saja kita susun mulai sekarang, namun, rencana
tinggal menjadi rencana, kalau saat ini kita tidak mulai
melakukan satu tindakan untuk mewujudkan rencana tersebut.
Dengan demikian, hidup saat ini adalah yang paling penting,
karena menjadi saat untuk evaluasi masa lampau, dan
menjadi penentu keberhasilan masa yang akan datang.
Sdri. Melly yang baik, perencanaan itu penting, tetap
harus dilakukan. Namun di dalam melaksanakan kegiatan
sehari-hari untuk merealisasi rencana, maka kita harus
berada di dalam kegiatan itu. Artinya, bila kita sedang
mengetik, kita harus mengetik dengan baik, bila sedang
memasak, kita harus memasak dengan baik, bila kita sedang
makan, kita harus makan dengan baik, bila kita sedang
berbincang, maka kita harus berbincang dengan baik,
dan seterusnya setiap kegiatan. Maksudnya, kita senantiasa
penuh perhatian dan konsentrasi dan kebijaksanaan di
dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari.
Semoga bermanfaat.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|