|
Update Terakhir:
|
Wednesday, September 28, 2005 Masa Pembenahan BuddhistOnline.com
Tuesday, May 24, 2005 Selamat Hari Tri Suci Waisak 2549
Tuesday, May 24, 2005 Renungan Waisak 2549 STI
Friday, May 20, 2005 Tanya Dhamma: Hubungan Deja Vu dan Kamma Masa Lampau
Sunday, May 1, 2005 Benarkah Mahabodhi Vihara Bodh Gaya Dicoret dari Daftar Cagar Budaya Dunia UNESCO?
|
|
|
 |
|
[an error occurred while processing this directive]
|
|
Gambaran Sang Buddha
Pada Candi: Asli atau Perkiraan?
Tanya:
Namo Buddhaya,
- Apakah baik wajah maupun tubuh Sang Buddha yang
tergambar pada rupang maupun lukisan bahkan pada Candi
Borobudur sama dengan wajah asli Sang Buddha atau
hanya perkiraan dari si seniman saja?
- Dan bagaimana sejarah dari timbulnya rupang Sang
Buddha?
Sumita, Jakarta Pusat
Jawaban dari Samaggi
Phala (Y.M. Uttamo
Thera):
Namo Buddhaya,
- Semuanya hanya simbolik saja,
bisa dibuktikan dengan adanya beberapa versi Buddha
Rupang. Misalnya, model Thailand bukankah tidak sama
dengan yang model Cina? Demikian juga yang ada di
Borobudur.
- Dalam beberapa keterangan
disebutkan bahwa rupang Buddha mulai dipergunakan
saat Agama Buddha masuk Yunani sekitar abad I Masehi,
yaitu pada jaman Gandhara (suatu daerah di India yang
waktu itu dikuasai oleh Yunani), yang semula dikenal
sebagai kesenian Gandhara. Hal ini dapat dibuktikan
dengan adanya bentuk patung Buddha yang pertama diketemukan
di daerah Gandhara mempunyai ciri-ciri persis dengan
manusia bangsa Yunani, yaitu dengan dada bidang, wajah
Eropa dan bertelanjang dada.
Sebenarnya Sang Buddha pertama kali setelah mencapai
kesucian, Beliau memandang pohon Bodhi selama seminggu
tanpa berkedip. Oleh karena itu, sejak itulah pohon
Bodhi mulai menjadi obyek penghormatan. Kemudian ada
juga penghormatan pada beberapa benda yang menunjuk
pada Sang Buddha, misalnya saja tempat duduk Beliau
ataupun payung sebagai lambang raja Dhamma. Baru setelah
Sang Buddha parinibbana-lah dibuat rupang atau patung
sebagai obyek perhormatan kepada Sang Buddha tersebut.
Semoga bermanfaat.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|
|
 |
|
|