Hewan dan Kamma-nya
Tanya:
Apakah hewan bisa mendapat buah kamma dari perbuatannya?
Jika ya, bagaimana dengan singa yang membunuh karena
insting untuk bertahan hidup? Bukankah mereka akan semakin
terpuruk menjadi mahluk yang lebih menderita nantinya?
Fred, Jakarta
Jawaban dari Samaggi
Phala (Y.M. Uttamo
Thera) dan Dhamma
Study Group Bogor (Sdr. Selamat Rodjali):
Namo Buddhaya,
Kamma adalah niat. Oleh karena
itu, sekalipun hewan karena ia berniat untuk melakukan
pembunuhan pada mangsanya, maka ia pun tergolong menanam
kamma buruk yang pada saatnya nanti akan dipetik pula
buah perbuatannya. Hanya saja, karena hewan terpaksa
membunuh demi mempertahankan hidupnya, maka kamma buruk
yang dilakukannya tidak sehebat kalau orang melakukan
pembunuhan pada binatang karena kesenangannya. Hal ini
juga berlaku pada prajurit yang harus menembak mati
musuhnya di medan perang untuk menyelamatkan hidupnya
sendiri dan membela negaranya. Prajurit itu memang menanam
kamma buruk, namun tidak seberat apabila ada orang yang
karena kebenciannya, walau tidak dalam kondisi terpaksa,
membunuh musuhnya.
Sdr. Fred yang baik, hewan juga melaksanakan kamma
(perbuatan). Walaupun secara umum diketahui
bahwa singa melaksanakan kamma buruk, tetapi tidak dapat
dipungkiri bahwa ia pun melakukan kamma baik, misalnya
memelihara anak dan melindungi serta memberi makan anaknya.
Semoga bermanfaat.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|