|
Lagu Agama Lain dan
Kamma Buruk
Tanya:
Apakah merupakan kamma buruk jika saya akhir-akhir
ini suka mendengarkan lagu rohani agama lain daripada
lagu Buddhis sendiri? Terima kasih atas jawabannya.
Melly, Jakarta
Jawaban dari Samaggi
Phala (Y.M. Uttamo
Thera) dan Dhamma
Study Group Bogor (Sdr. Selamat Rodjali):
Namo Buddhaya,
Anda tidak melakukan kamma buruk, meskipun mendengarkan
lagu rohani agama lain. Bukankah setiap agama juga mengajarkan
seseorang untuk mengembangkan kebajikan? Sejauh pengertian
ini dimiliki, hal yang dipertanyakan di atas tidak ada
masalah.
Namun, sebagai umat Buddha, hendaknya juga bukan hanya
mengembangkan kebajikan maupun mengurangi kejahatan
saja, hendaknya seseorang juga menyucikan pikirannya.
Dan, sistematika melatih serta mengendalikan pikiran
ini merupakan kunci pokok ajaran Sang Buddha yang sangat
mudah dijumpai dalam buku-buku maupun nyanyian 'rohani'
Buddhis.
Sebagai tambahan, untuk menghayati dan mempraktekkan
penyucian pikiran, tidak cukup hanya dengan mendengar
lagu 'rohani' Buddhis sekalipun, melainkan harus dengan
kemauan yang kuat untuk mengatasi diri sendiri.
Sdr. Melly yang baik, mendengarkan lagu apa pun tidak
soal, jika sebatas mendengarkan dengan baik. Namun bila
mendengarkan lagu menyebabkan lobha, dosa,
dan moha meningkat, maka walaupun itu lagu Buddhis
maka Saudari melakukan kamma buruk.
Semoga bermanfaat.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|