|
Berbohong tapi Bercanda,
Langgar Pancasila Buddhis?
Tanya:
Namo Buddhaya,
Setahu saya, berdasarkan Pancasila Buddhis, kita tidak
boleh berbohong. Namun, bila kita berbohong hanya untuk
bercanda dengan teman, apakah kita termasuk telah melanggar
Pancasila Buddhis?
Yen-Yen, Jakarta Utara
Jawaban dari Samaggi
Phala (Y.M. Uttamo Thera):
Namo Buddhaya,
Kebohongan terjadi karena adanya
niat untuk berbohong, kemudian pelaksanaan niat itu
serta orang yang mendengarnya mempercayai kebohongan
itu. Walaupun untuk tujuan bercanda, kalau ketiga persyaratan
ini telah dipenuhi, maka sesungguhnya kebohongan itu
telah dilakukan, berarti telah terjadi pelanggaran sila
keempat, dan tentu saja kamma buruk yang baru telah
ditanam. Hanya saja, perbedaan niat berbohong antara
bercanda dan merugikan orang lain akan membedakan buah
kamma buruk yang akan diterimanya.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Semoga bermanfaat.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|