[an error occurred while processing this directive] [an error occurred while processing this directive]

[an error occurred while processing this directive]
Update Terakhir:
[an error occurred while processing this directive]

 

   
[an error occurred while processing this directive]

 

Akal dan Iman dalam Agama Buddha

Tanya:
Namo Buddhaya,
Dalam pandangan Agama Buddha, apakah iman dan akal adalah hal yang berbeda ? Ataukah iman merupakan hasil dari akal itu sendiri ? Apakah iman dan akal dapat saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya? Terima kasih

Sumita, Jakarta Pusat

 

Jawaban dari Samaggi Phala (Y.M. Uttamo Thera):
Namo Buddhaya,

Sebenarnya sebelum menanyakan hal ini, harusnya ditanyakan dahulu, bahwa apakah iman ada dalam Agama Buddha. Karena Agama Buddha tidak mengenal iman dan tidak pernah diajarkan untuk 'mengimani' sesuatu. Agama Buddha mengajarkan untuk mempelajari serta membuktikan kebenaran Buddha Dhamma. Kalau seseorang setelah mempelajari dan merasakan manfaat pelaksanaan Dhamma, maka dalam dirinya akan tumbuh keyakinan (saddha) yang tentunya berbeda dengan iman yang tidak harus melewati pembuktian.

Oleh karena itu, timbulnya keyakinan (saddha) bukan hanya karena akal saja, melainkan dari pengalaman melaksanakan Buddha Dhamma juga.

Semoga bermanfaat.

Semoga semua mahluk berbahagia.

 

 

Kirim Artikel ini ke Teman Anda!

 

[an error occurred while processing this directive]