BuddhistOnline.com
»  
MENGENAI KAMI FAQ KONTAK
Index | Ajaran-Dasar | Berita | Dhammadesana | Tanya-Dhamma | Forum | Galeri | Vihara | Dokumen | Sejarah | Link
Dhamma Study Group Bogor
 
[]

Update Terakhir:
Wednesday, September 28, 2005
Masa Pembenahan BuddhistOnline.com

Tuesday, May 24, 2005
Selamat Hari Tri Suci Waisak 2549

Tuesday, May 24, 2005
Renungan Waisak 2549 STI

Friday, May 20, 2005
Tanya Dhamma: Hubungan Deja Vu dan Kamma Masa Lampau

Sunday, May 1, 2005
Benarkah Mahabodhi Vihara Bodh Gaya Dicoret dari Daftar Cagar Budaya Dunia UNESCO?

 

[]    
[]
Click Here!

 

Asal Munculnya Pikiran

Tanya:

Saya ingin bertanya, apakah sebenarnya pikiran itu? Berasal atau muncul dari manakah sebenarnya pikiran itu? Mengapa bisa ada pikiran bila setiap mahluk dikatakan tidak memiliki jiwa atau roh? Bagaimana tanggapan/penjelasan Agama Buddha mengenai hal ini?

Mohon diberi penjelasan, sebab masalah ini telah lama saya pikirkan namun belum menemukan jawaban yang memuaskan.

Gani Darmadi, Jakarta

 

Jawaban dari Samaggi Phala (Y.M. Uttamo Thera):
Namo Buddhaya,

Manusia dalam Dhamma dikatakan terdiri dari badan dan batin. Badan manusia seperti yang tampak dan bisa kita raba maupun isi rongga badan kita. Batin terdiri dari perasaan, pikiran, ingatan dan kesadaran. Pikiran bisa muncul karena adanya kontak antara indria yang ada di badan dengan obyek-objek indria, misalnya bau yang diterima oleh hidung. Setelah indria kontak dengan obyek, muncullah pikiran.

Hal itu seperti angin yang menggerakkan dedaunan. Selama tidak ada daun, maka tidak bisa kita melihat gerak angin; begitu pula tanpa adanya obyek indria tidak akan bisa merasakan adanya pikiran. Inilah Hukum Sebab Akibat yang merupakan hukum yang bersifat universal.

Semoga semua mahluk berbahagia.

Semoga bermanfaat.

 

Kirim Artikel ini ke Teman Anda!

 

[]
[]
Copyright © 2000-2003, BuddhistOnline.com. Hak cipta dilindungi undang-undang. Tidak diperkenankan mereproduksi seluruh maupun sebagian isi halaman ini tanpa ijin tertulis dari BuddhistOnline.com dan mencantumkan sumber dari: BuddhistOnline.com (http://www.buddhistonline.com).
Hosting powered by HostingAnda.com. Designed by mediacyber.com.
[]