|
Mengatasi Perasaan
Kuatir Terhadap Keluarga
Tanya:
Namo Buddhaya,
Bagaimana cara paling efektif untuk menghilangkan rasa
/ pikiran kuatir terhadap keluarga kita (misalnya,
mengenai kesehatan / keselamatannya) disaat mereka tak
bersama kita, dan juga terhadap diri sendiri (mengenai
keselamatan di jalan, dan sebagainya?
Surja M. Setiadi, Jakarta Utara
Jawaban dari Samaggi
Phala (Y.M. Uttamo Thera):
Namo Buddhaya,
Perasaan kuatir adalah perasaaan
yang wajar dimiliki seseorang yang masih belum mencapai
kesucian, sehingga pikirannya masih diliputi ketamakan,
kebencian dan kegelapan batin. Untuk mengatasi hal ini,
hendaknya bisa direnungkan:
- Segala sesuatu adalah buah karma sendiri. Artinya,
segala suka dan duka yang dialami adalah buah perbuatan
yang pernah dilakukan. Hukum Karma tidak pernah salah,
kebahagiaan muncul sebagai buah kebajikan yang pernah
dilakukan. Penderitaan muncul adalah akibat keburukan
yang pernah diperbuat. Penyakit, penderitaan maupun
keberhasilan hanyalah bisa dialami oleh mereka yang
mempunyai karma yang mendukung.
- Menyadari bahwa hidup adalah tidak kekal. Dengan
demikian, ketika keluarga bersama dengan kita, perbanyaklah
kebajikan untuk mereka. Bahagiakanlah mereka, sehingga
apabila ada masalah di manapun juga mereka berada,
kita sudah merasa telah melakukan yang terbaik untuk
kebahagiaan mereka. Dengan demikian, kitapun juga
dapat mengurangi kekuatiran untuk diri sendiri karena
selalu menyadari bahwa dalam kehidupan ini setiap
saat sudah dipergunakan untuk mengerjakan yang terbaik,
sehingga meninggal saat inipun, kita akan siap, karena
memang hidup adalah tidak kekal.
Paling tidak, dengan kedua cara
di atas, kekuatiran itu akan bisa dikurangi sedikit
demi sedikit. Lebih baik lagi kalau ditambah dengan
sering membaca buku Dhamma serta melatih meditasi sehingga
kebijaksaan bertambah, kekuatiran menjadi berkurang.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Semoga bermanfaat.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|