BuddhistOnline.com
»  
MENGENAI KAMI FAQ KONTAK
Index | Ajaran-Dasar | Berita | Dhammadesana | Tanya-Dhamma | Forum | Galeri | Vihara | Dokumen | Sejarah | Link
Dhamma Study Group Bogor
 
[]

Update Terakhir:
Wednesday, September 28, 2005
Masa Pembenahan BuddhistOnline.com

Tuesday, May 24, 2005
Selamat Hari Tri Suci Waisak 2549

Tuesday, May 24, 2005
Renungan Waisak 2549 STI

Friday, May 20, 2005
Tanya Dhamma: Hubungan Deja Vu dan Kamma Masa Lampau

Sunday, May 1, 2005
Benarkah Mahabodhi Vihara Bodh Gaya Dicoret dari Daftar Cagar Budaya Dunia UNESCO?

 

[]    
[]
Click Here!

 

Mengingatkan Anggota Sangha

Tanya:

Namo Buddhaya,
Saya ingin bertanya, salahkah saya sebagai umat mengingatkan seorang anggota Sangha yang berbuat suatu kesalahan? Apakah dibenarkan oleh Dhamma? Saya agak kecewa dengan kondisi Sangha yang ada, baik yang saya lihat di Indonesia maupun di sini (Amerika).

Jaya, New York, Amerika

 

Jawaban dari Samaggi Phala (Y.M. Uttamo Thera):
Namo Buddhaya,

Sejak jaman Sang Buddha, umat memang mempunyai hak untuk mengingatkan anggota Sangha, karena sebagian besar anggota Sangha adalah orang yang masih berlatih untuk mencapai kesucian. Oleh karena itu, tentu masih banyak di antara anggota Sangha yang mempunyai kekurangan. Hak umat untuk mengingatkan anggota Sangha ini hendaknya bisa dipergunakan dengan cara yang benar, artinya dengan baik dan tutur kata yang sopan. Tentu saja, cara yang sopan ini tidak hanya perlu dipergunakan untuk mengingatkan anggota Sangha saja, melainkan juga berguna untuk mengingatkan salah satu anggota masyarakat kita yang mungkin perilakunya kurang sesuai untuknya.

Sedangkan memiliki kekecewaan dengan Sangha sebagai lembaga tentunya kurang tepat apabila kekecewaan itu disebabkan oleh kekurangan salah satu atau sebagian anggota Sangha, namun tentunya bukan Sangha sebagai lembaga. Karena berbicara tentang Sangha sebagai lembaga adalah merupakan warisan Sang Buddha yang tidak akan pernah mengecewakan, sedangkan kesalahan yang dilakukan oleh anggota Sangha adalah murni karena kegelapan batinnya. Jadi, ibarat membeli mangga satu kilo, janganlah kecewa karena ada sebagian yang masam atau busuk.

Untuk itu, kalau memang ada anggota Sangha yang mengecewakan, cobalah untuk menjadi salah satu diantara mereka agar bisa memperbaiki kondisinya. Jangan seperti penonton sepak bola di televisi yang pandai mengulas kekurangan pemain sepak bola yang ditontonnya, namun begitu ia terjun ke lapangan sendiri, permainannya malah lebih buruk daripada pemain sepak bola yang dikritik tadi.

Semoga semua mahluk berbahagia.

Semoga bermanfaat.

 

 

Kirim Artikel ini ke Teman Anda!

 

[]
[]
Copyright © 2000-2003, BuddhistOnline.com. Hak cipta dilindungi undang-undang. Tidak diperkenankan mereproduksi seluruh maupun sebagian isi halaman ini tanpa ijin tertulis dari BuddhistOnline.com dan mencantumkan sumber dari: BuddhistOnline.com (http://www.buddhistonline.com).
Hosting powered by HostingAnda.com. Designed by mediacyber.com.
[]