|
Apakah Ulambana Sesuai
dengan Tipitaka?
Tanya:
Namo Buddhaya,
Apakah upacara Ulambana untuk menolong yang menderita
di alam sengsara seperti yang dikenal dalam tradisi
Mahayana adalah sesuai
dengan Tipitaka?
Edy Huang, Pekanbaru
Jawaban dari Y.M.
Uttamo Thera:
Namo Buddhaya,
Pada prinsipnya, ulambana adalah
merupakan upacara pelimpahan jasa yaitu melakukan perbuatan
baik atas nama mahluk yang sedang menderita di alam
kelahirannya sekarang. Di dalam Tipitaka, Sutta Pitaka,
Khuddhaka Nikaya, yaitu Tirokudda Sutta, Sang Buddha
menguraikan tentang cara dan makna upacara pelimpahan
jasa tersebut. Sutta ini adalah Sabda Sang Buddha ketika
Raja Bimbisara mendapat banyak gangguan dari para mahluk
Peta atau setan kelaparan yang sesungguhnya mereka semua
adalah sanak saudaranya di banyak kehidupan yang lalu.
Setelah Raja Bimbisara melakukan kebajikan atas nama
mereka seperti yang diuraikan oleh Sang Buddha, para
mahluk Peta ini akhirnya mendapatkan kebahagiaan dan
terlahir di alam yang lebih baik sesuai dengan kebajikan
yang mereka miliki.
Jadi, dalam Dhamma memang diuraikan
cara untuk menolong mahluk yang terlahir di alam menderita.
Namun, pertolongan ini hanya dapat diterima oleh mereka
yang terlahir di alam Peta. Selain mahluk Peta, para
mahluk menderita lainnya tidak dapat menerima pelimpahan
jasa yang dilakukan oleh manusia.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Semoga bermanfaat.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|