|
Berdana Uang Kepada
Bhikkhu
Tanya:
Namo Buddhaya, saya ingin bertanya. Bolehkah umat berdana
uang untuk bhikkhu? Bagaimana caranya? Bagaimana sebaiknya
berdana uang kepada bhikkhu? Apakah lebih baik lewat
Sangha atau langsung kepada bhikkhu tersebut? Dan bagaimana
caranya?
Sam A. Wijaya, Tangerang.
Jawaban dari Y.M.
Uttamo Thera dan Selamat Rodjali:
Namo Buddhaya,
Adalah merupakan suatu kebajikan
yang cukup tinggi apabila umat mempunyai kebiasaan untuk
mendukung kehidupan para bhikkhu dengan mempersembahkan
empat kebutuhan pokok yaitu jubah, makanan, tempat tinggal
serta obat-obatan. Persembahan keempat kebutuhan pokok
tersebut akan mengkondisikan kelestarian hidup para
bhikkhu maupun Buddha Dhamma.
Karena alasan kepraktisan, umat
kadang mempersembahkan uang sebagai nilai pengganti
empat kebutuhan pokok para bhikkhu tersebut. Namun,
pada saat menyerahkan dana uang, umat hendaknya tetap
menanamkan dalam batinnya bahwa ia sedang mempersembahkan
empat kebutuhan pokok.
Perlu diketahui bahwa para bhikkhu
khususnya anggota Sangha Theravada Indonesia tidak dapat
menerima secara langsung persembahan umat berupa uang.
Oleh karena itu, dana uang hendaknya dititipkan kepada
umat yang ditunjuk oleh bhikkhu penerima dana. Dengan
demikian, apabila bhikkhu tersebut suatu saat memerlukan
dana untuk memperbaiki vihara, misalnya, ia dapat langsung
berhubungan dengan umat yang menyimpan dananya tersebut.
Tentu saja, setiap bhikkhu mempunyai kebutuhannya masing-masing
yang dapat dipenuhi dengan dana uang yang disimpan oleh
umat tersebut.
Selain kepada para bhikkhu, umat
juga dapat mempersembahkan dana uangnya kepada Sangha.
Dana uang ini dapat dipergunakan Sangha untuk melancarkan
berbagai kegiatannya, misalnya membiayai pertemuan Sangha
yang berskala daerah, nasional, maupun internasional;
juga dana Sangha dapat dipergunakan untuk memberikan
pendidikan kepada para bhikkhu, membiayai bhikkhu yang
sakit serta masih banyak kebutuhan lainnya.
Oleh karena itu, umat yang akan
berdana uang hendaknya dapat menggunakan kesempatan
ini secara bijaksana sesuai dengan kebutuhan yang dilihatnya.
Sdr. Sam yang baik, merupakan tradisi para Bhikkhu
untuk tidak menerima uang sebagai alat pembayaran atau
kepemilikan, kecuali para bhikkhu yang tidak lagi mengikuti
tradisi kebhikkhuan yang diwariskan oleh Sang Buddha.
Saya sarankan Saudara berdana 4 kebutuhan pokok kepada
para bhikkhu. Atau bila ingin berdana berupa uang dapat
melalui vihara atau melalui dayaka yang mengurus
kebutuhan para bhikkhu sehari-hari.
Semoga bermanfaat.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|