|
Mengajak Orang Masuk Agama Buddha
Tanya:
Saya ingin bertanya tentang Hukum Kamma. Apakah
jenis kamma yang saya tanam bila mengajak seseorang
masuk dalam Agama Buddha? Terima kasih.
Gunalan, Jakarta Timur
Jawaban dari Dhamma
Study Group Bogor (Sdr. Selamat Rodjali):
Namo Buddhaya,
Mengajak seseorang masuk ke dalam Agama Buddha, bila
disertai niat baik, misalnya agar orang itu mengerti
hakekat kehidupan ini dan berkurang stresnya, merupakan
satu perbuatan baik yang luhur (kusala kamma). Tiap
kusala kamma berpotensi untuk memproduksi hasil yang
baik dengan syarat ada kondisi yang tepat. Wujud hasil
kebaikan tersebut tidak dapat diprediksi secara kasat
mata. Karena wujud hasil tersebut ditentukan juga oleh
kondisi lain saat melakukan kamma tersebut maupun saat
berbuahnya kamma tersebut. Misalnya tekad, moralitas,
dan pengertian si pelaku saat melakukan dan setelah
melakukan kebaikan. Salah satu prinsip umumnya adalah
bila kamma seseorang dilakukan dengan batin mengkondisikan
kebahagiaan batin orang lainnya, maka hasilnya adalah
batin si pelaku terkondisikan untuk bahagia di dalam
menanggapi objek yang diamatinya. Tetapi bentuk kasat
mata (yang nampak oleh mata) mungkin berbeda dari bentuk
yang dilakukan.
Contoh niat di atas, agar orang itu mengerti hakekat
kehidupan ini dan berkurang stressnya, maka akan
mengkondisikan hasil bagi si pelaku, berupa kebijaksanaan
di dalam menanggapi kehidupan ini. Contoh lain: bila
seseorang berdana buku Dhamma, bisa saja hasilnya mengkondisikan
kebijaksanaan yang meningkat. Kasus ini menunjukkan
bahwa bentuk fisikal kasat mata perbuatan bisa berbeda
dengan bentuk fisikal kasat mata hasil perbuatan tersebut.
Oleh karena itu di dalam Tipitaka, proses kamma-vipakakamma
ini merupakan salah satu proses yang tidak dapat dijangkau
oleh manusia BIASA.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|