|
Cara Kurangi Nafsu
Indera
Tanya:
Apakah cara terbaik dan termudah (untuk dipraktekkan)
untuk mengurangi nafsu indera? Saya tahu tentang meditasi
dengan mayat sebagai objek, tapi hal itu agak mustahil
bagi saya. Apakah ada cara lain yg lebih practical?
John (sxxxx@yahoo.com)
Jawaban dari Dhamma
Study Group Bogor (Sdr. Selamat Rodjali):
Namo Buddhaya,
Sdr. John, nafsu indera yang mana? Dari setiap latihan,
kuncinya adalah seberapa jauh Saudara memiliki tekad
untuk mengurangi nafsu indera itu. Bila tekad sudah
kuat, maka latihannya akan menjadi lebih mudah. Contoh:
untuk indera pengecapan, latihannya adalah aharepatikulasanna,
yaitu perenungan akan sifat makanan yang menjijikkan,
dengan cara mengamati proses makanan sejak dilihat,
disendok, dimakan, dikunyah, dan seterusnya sampai menjadi
tinja. Lalu makanlah makanan yang paling enak menurutmu
berulang-ulang sampai kamu merasa mual. Kemudian renungkanlah.
Untuk indera penglihatan latihannya adalah dengan mengamati
bahwa objek-objek penglihatan tidaklah kekal. Mulailah
mengamati foto kehidupan seseorang / binatang / teman
dan sebagainya sejak kecil, muda, remaja, tua, sampai
meninggal / mati. Renungkan terhadap diri sendiri berulang-ulang.
Untuk indera pendengaran latihannya bisa dengan mendengarkan
musik yang paling menarik menurut Saudara lalu dengarlah
terus berulang-ulang, sampai Saudara bosan. Renungkanlah
hakekatnya.
Ini merupakan beberapa contoh saja. Sebenarnya banyak
sekali metode yang bisa dilakukan. Semoga bermanfaat.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|