BuddhistOnline.com
»  
MENGENAI KAMI FAQ KONTAK
Index | Ajaran-Dasar | Berita | Dhammadesana | Tanya-Dhamma | Forum | Galeri | Vihara | Dokumen | Sejarah | Link
Dhamma Study Group Bogor
 


Update Terakhir:
Wednesday, September 28, 2005
Masa Pembenahan BuddhistOnline.com

Tuesday, May 24, 2005
Selamat Hari Tri Suci Waisak 2549

Tuesday, May 24, 2005
Renungan Waisak 2549 STI

Friday, May 20, 2005
Tanya Dhamma: Hubungan Deja Vu dan Kamma Masa Lampau

Sunday, May 1, 2005
Benarkah Mahabodhi Vihara Bodh Gaya Dicoret dari Daftar Cagar Budaya Dunia UNESCO?

 

   
[an error occurred while processing this directive]

 

Homoseksual dan Agama Buddha

Tanya:
Bagaimana pandangan Agama Buddha terhadap kaum gay / homosexual? Apakah ini (menjadi homoseksual -red) merupakan buah dari hasil perbuatan di kehidupan yg lampau? Apakah mereka juga diberi kesempatan untuk menjalani hidup kebhikkhuan?

Richard Lou, New York, Amerika

 

Jawaban dari Dhamma Study Group Bogor (Sdr. Selamat Rodjali):
Namo Buddhaya,

Kaum gay adalah manusia biasa. Kebiasaannya merupakan penyakit batin yang terakumulasi sehingga mereka menjadi demikian. Jadi, ini termasuk ulah perbuatan juga. 'Penyakit' ini sebenarnya dapat disembuhkan. Tentu 'pemimpin'nya adalah daya upaya yang kuat.

Di dalam vinaya kebhikkhuan syarat menjadi Bhikkhu, tidak ada yang menyinggung (langsung -red) tentang penyakit homoseksual.

Semoga semua mahluk berbahagia.

 

 

Kirim Artikel ini ke Teman Anda!

 

[]
Copyright © 2000-2003, BuddhistOnline.com. Hak cipta dilindungi undang-undang. Tidak diperkenankan mereproduksi seluruh maupun sebagian isi halaman ini tanpa ijin tertulis dari BuddhistOnline.com dan mencantumkan sumber dari: BuddhistOnline.com (http://www.buddhistonline.com).
Hosting powered by HostingAnda.com. Designed by mediacyber.com.
[]