|
Cara Hadapi Orang
Marah
Tanya:
Namo Buddhaya,
Bagaimana cara menghadapi seseorang yang sedang marah
dan memaki kita dengan kata kasar?
Mettacitena,
Vonny, Medan
Jawaban dari Samaggi
Phala (Y.M. Uttamo
Thera) dan Dhamma
Study Group Bogor (Sdr. Selamat Rodjali):
Namo Buddhaya,
Kemarahan seseorang tentu ada
sebabnya, oleh karena itu, untuk menghadapinya, perlu
ada sedikit perenungan.
Pertama, apakah tindakan kita
memang salah sehingga layak untuk dimarah dan dimaki?
Kalau memang salah, maka hendaknya kita berusaha mengubah
perilaku sehingga di masa depan kita tidak akan dimaki
lagi.
Kedua, kalau makian itu tidak
berdasar, karena kita tidak bersalah, maka sebaiknya
dengan kata-kata yang sopan, kita ingatkan dia bahwa
kemarahan dia 'salah alamat', artinya kita menegaskan
bahwa diri kita tidak seburuk yang dia pikirkan. Penjelasan
ini bisa dilakukan secara langsung, walau harus memilih
saat yang tepat, juga bisa, penjelasan dilakukan oleh
pihak ketiga, apabila orang itu tidak mau mendengarkan
keterangan kita.
Ketiga, apabila kita tidak salah,
dan orang itu terus memaki karena memang wataknya demikian,
serta sudah berusaha dinasehati tetap tidak bisa berubah,
maka sebaiknya kita menghindarinya saja. Artinya, kita
meminimalkan komunikasi dengannya. Hal ini sesuai dengan
salah satu bait dalam Mangala Sutta: "Tidak
bergaul dengan orang tidak bijaksana". Kita kemudian,
paling hanya bertukar senyum saja, agar kamma buruk
kita tidak berbuah dalam bentuk menerima cacian.
Kita harus bersabar, sadari bahwa kamma kita sedang
berbuah, kemudian kembangkan karuna (belas kasihan)
Semoga bermanfaat.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|