|
Mengendalikan Emosi
Menjelang Menstruasi
Tanya:
Bagaimana caranya mengendalikan emosi (kemarahan,
cepat tersinggung) pada saat seorang perempuan menjelang
mendapatkan haid atau menstruasi?
Sri Mulan, Denpasar
Jawaban dari Samaggi
Phala (Y.M. Uttamo Thera) dan Dhamma
Study Group Bogor (Sdr. Selamat Rodjali):
Namo Buddhaya,
Seorang perempuan secara rutin dan
berkala terjadi perubahan hormon yang biasanya mendahului
datangnya haid, dalam kondisi ini, ada sejumlah perempuan
yang kemudian kondisi batin dan emosinya kurang stabil.
Untuk mengatasi hal ini, mengembangkan kesadaran adalah
satu cara yang paling ampuh. Pengembangan kesadaran
ini bisa diperoleh dengan latihan meditasi rutin, setiap
hari di waktu pagi dan sore. Latihan meditasi yang mendukung
untuk mengendalikan emosi tersebut, bisa dengan mengucapkan
kata: "Semoga semua mahluk berbahagia" sesering
mungkin.
Sesuai dengan bertambahnya waktu
dan seringnya latihan, maka secara bertahap emosi yang
akan meledak bisa terlihat dan disadari sehingga akhirnya
bisa dikendalikan.
Saudari Sri Mulan yang baik, Namo Buddhaya. Kemarahan
tidak dapat dicegah secara mendadak. Cara mengatasinya
adalah dengan berlatih secara kontinyu. Saat siklus
haid sedang bergulir, biasanya suhu tubuh meningkat
karena adanya luka di dalam tubuh yang menimbulkan darah
(disebut haid). Kondisi ini tidak berbeda jauh dengan
orang yang demam, atau suhu tubuhnya naik atas kondisi
lain. Semakin seseorang terlatih batinnya menghadapi
kondisi tak stabil dalam situasi apapun, ia pasti akan
dapat mengendalikan emosinya dengan baik. Dan bila emosi
sudah terlanjur muncul, amatilah emosi itu sebagai fenomena
yang anicca. Niscaya emosi yang memuncak itu
akan padam dengan sendirinya. Selamat berlatih.
Semoga bermanfaat.
Semoga semua mahluk berbahagia.
Kirim
Artikel ini ke Teman Anda!
|